Tampilkan postingan dengan label Kapolri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapolri. Tampilkan semua postingan
Kamis, 31 Oktober 2013
Jumat, 25 Oktober 2013
PROFIL KAPOLRI : JENDERAL POLISI SUTARMAN

KAPOLRI
JENDERAL POLISI
SUTARMAN
Nama
Lengkap : Sutarman
Alias : No Alias
Profesi
: -
Agama : Islam
Tempat
Lahir : Sukoharjo,
Jawa Tengah
Tanggal
Lahir : Sabtu,
5 Oktober 1957
Zodiac : Balance
Warga
Negara : Indonesia
Istri : Elly Sutarman
BIOGRAFI
Komjen
Pol Drs. Sutarman merupakan Kabareskrim Mabes Polri yang aktif sejak 6 Juli
2011. Dia diangkat sebagai orang nomor satu di Bareskrim untuk menggantikan Ito
Sumardi Ds yang telah memasuki masa pensiun.
Sutarman
tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting di sepanjang karirnya. Pada
tahun 2000, dia adalah Ajudan Presiden RI pada masa pemerintahan Abdurrahman
Wahid. Kemudian pada akhir 2004, dia pernah menjabat sebagai Kapolwiltabes
Surabaya, dan kemudian berturut-turut menjabat sebagai Kapolda Kepri, Kaselapa
Lemdiklat Polri. Setelah menjabat sebagai Kaselapa Lemdiklat Polri, Sutarman
lalu menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat pada masa jabatan 23 Juni 2010 hingga
4 Oktober 2010. Ia menggantikan Irjen Pol Timur Pradopo.
Setelah
lepas jabatan sebagai Kapolda Jawa Barat dan digantikan oleh Irjen Pol H.
Suparni Parto, Sutarman kemudian menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya untuk
menggantikan Komjen Pol Ito Sumardi Ds.
Pada
2011, setelah melalui proses penyaringan, jabatan Kabareskrim Mabes Polri
ditentukan dan posisi penting itu akhirnya diduduki oleh Kapolda Metro Jaya
Inspektur Jenderal Sutarman.
Keputusan
pengangkatan Sutarman itu tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (STR) No: STR
1334/VI/2011, tanggal 30 Juni 2011. Bersama Sutarman, ada 11 jenderal lainnya
yang dimutasi.
Dalam
telegram tersebut, Sutarman menggantikan posisi Komisaris Jenderal Ito Sumardi
yang memasuki masa pensiun. Sementara jabatan Sutarman sebagai orang nomor satu
di Polda Metro Jaya digantikan oleh Irjen Untung Suharsono Radjab. Untung
sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.
Ada
keunikan dalam sejarah karir Jenderal bintang tiga ini. Sutarman pernah
menggantikan Timur Pradopo (yang kini adalah Kapolri) di dua tempat yang
berbeda, yakni Polda Jabar dan Polda Metro Jaya.
Komisaris
Jenderal Pol Sutarman resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik
Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Pol Timur Pradopo. Jabatan nomor satu
di Korps Bhayangkara ini diembannya usai menjalani pelantikan yang dipimpin
langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Jumat 25
Oktober 2013.
PENDIDIKAN
Akademi kepolisian 1981
KARIR
·
Kabareskrim Mabes Polri
·
Kapolwiltabes Surabaya
·
Kapolda Kepri
·
Kaselapa Lemdiklat Polri
·
Kapolda Jabar
·
Kapolda Metro Jaya
·
Ajudan Presiden RI pemerintahan Abdurrahman Wahid
·
1981, Staf Lalu Lintas di Polres Bandung,
·
1982, Kepala Polsek Dayeuhkolot, Resor Bandung
·
1983, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang, Jawa Barat
Senin, 01 Juli 2013
INFO : ASAL USUL KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
ASAL USUL KAPOLRI - BERDASARKAN SEJARAH DI INDONESIA
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau biasa disingkat Kapolri adalah pejabat yang menjadi pimpinan tertinggi dalam
organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Pada
tanggal 19 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia(PPKI) membentuk Badan Kepolisian Negara (BKN). Pada
tanggal 29 September 1945 Presiden Soekarno melantik Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo
menjadi Kepala Kepolisian Negara (KKN).
Pada
awalnya kepolisian berada dalam lingkungan Kementerian
Dalam Negeridengan nama Djawatan Kepolisian Negara yang hanya
bertanggung jawab masalah administrasi, sedangkan masalah operasional
bertanggung jawab kepada Jaksa Agung.
Mulai
tanggal 1 Juli 1946 dengan
Penetapan Pemerintah tahun 1946 No. 11/S.D. Djawatan Kepolisian Negara yang
bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri.
Pada
masa negera Republik
Indonesia Serikat, Jawatan Kepolisian Negara Republik Indonesia
Serikat berada dibawah Perdana Menteri dengan perantaraan Jaksa Agung dalam
bidang politik dan operasional. Sementara itu dalam hal pemeliharaan dan
susunan administrasi bertanggungjawab kepada Menteri Dalam Negeri. Presiden
RIS, Soekarno pada tanggal 21 Januari 1950
mengangkat kembali Soekanto Tjokrodiatmodjo sebagai Kepala Jawatan Kepolisian
Republik Indonesia Serikat. Setelah RIS bubar, Soekanto diangkat kembali
sebagai Kepala Jawatan Kepolisian Republik Indonesia.
Pada
tahun 1961 Kepolisian Negara menjadi bagian dari angkatan bersenjata. Pada
tahun 1962 jabatan kepala jawatan kepolisian diubah menjadi Menteri/Kepala
Kepolisian Negara, dan diubah lagi menjadi Menteri/Kepala Staf Angkatan
Kepolisian Negara. Pada masa Kabinet Dwikora jabatan Kapolri diubah
lagi menjadi Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian.
Setelah
reorganisasi ABRI tahun 1970, kembali menjadi Kepala
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang berada di bawah komando
dari Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Panglima
ABRI).
Mulai tanggal 1 April 1999, Kepolisian
Negara Republik Indonesia dipisahkan dengan Tentara Nasional
Indonesia dari ABRI dan menjadi berdiri sendiri. Kapolri
dipilih oleh Presiden berdasarkan
persetujuan Dewan Perwakilan
Rakyat dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Langganan:
Postingan (Atom)
SARAN DAN MASUKAN
Mohon komentar, masukan, kritik dan sarannya untuk pengembangan blog ini....Trim's
[nts community]
[nts community]





